Hot Todays

Thanks for like this cinema & info

Jumat, 06 Juli 2012

Tokyo Kota Termahal di Dunia bagi Ekspatriat


Tokyo Kota Termahal di Dunia bagi Ekspatriat
Liputan6.com, Tokyo: Apakah Anda berencana tinggal di Tokyo? Mungkin sebaiknya berhitunglah dulu secara cermat sebelum menentukan keputusan. Nah, tahukah Anda, kota termahal di dunia bagi kehidupan ekspatriat? Hasil riset lembaga konsultan Mercer menyebutkan Tokyo sebagai kota termahal di dunia bagi para ekspatriat. Dalam riset tersebut juga diceritakan bagaimana mahalnya biaya hidup di Ibukota Jepang itu. 

Hati-hati jika Anda minum secangkir kopi di Tokyo. Riset Mercer menyebutkan harga secangkir kopi bisa mencapai 8 dolar AS atau sekitar Rp 78 ribu. Harga koran di Tokyo juga tidak murah, 6 dolar AS atau Rp 56 ribu. Bagi Anda yang suka minum susu di pagi hari atau malam menjelang tidur, siap-siap saja merogoh kantong dalam-dalam, karena satu liter susu di sini berharga 3 dolar AS atau Rp 28 ribu.

Menurut riset Mercer, Tokyo telah menggeser Ibukota Angola, Luanda. Tingkat kemahalan di Tokyo dapat dilihat dari setiap kenaikan Yen atas Dolar yang mendorong biaya hidup bagi karyawan dan perusahaan asing yang membayar dalam bentuk mata uang lainnya. Riset Mercer juga menyebutkan bahwa Paris, Roma, dan Amsterdam telah turun peringkat akibat melemahnya Euro yang mengurangi biaya bagi perusahaan asing. Ibukota Kerajaan Inggris Raya, London berada di peringkat ke-25 turun tujuh peringkat.

Riset Mercer ini digelar di 214 kota dunia. Dalam risetnya, Mercer memperbandingkan lebih dari 200 barang di setiap lokasi, seperti sarana transportasi, pakaian, makanan dan minuman, barang kebutuhan rumah dan hiburan. Akomodasi masih menjadi biaya tinggi bagi para karyawan asing dengan memakan 25 persen dari anggaran pengeluaran diikuti dengan biaya transportasi dan beberapa tagihan lainnya.

Kota-kota besar di kawasan Asia masih dominan menguasai predikat kota termahal di dunia bagi ekspatriat. Selain Tokyo, masih ada Osaka serta Nagoya di urutan ketiga dan kesepuluh, lalu Singapura di peringkat keenam, dan Hong Kong di urutan kesembilan. Ibukota Indonesia, Jakarta berada di urutan ke-61 naik delapan tingkat dari tahun sebelumnya. Sementara itu Kota Karachi di Pakistan adalah kota termurah biaya hidupnya.

Anda ingin tahu bagaimana biaya hidup di Paris? Menurut hasil riset Mercer, untuk sewa properti mewah dengan dua kamar tidur tanpa perabotan furnitur sekitar 3.041 dolar AS atau sekitar Rp 28,7 juta. Kondisi ini menurun sekitar tiga persen dibandingkan dengan tahun lalu. Di Roma, Berlin, dan Madrid kondisinya juga menurun. Perubahan kondisi ini berkaitan erat dengan jatuhnya Euro hingga 16 persen sejak mencapai puncaknya Mei silam.

Di Shanghai anggaran untuk akomodasi meningkat hingga 73 persen. Sementara biaya sewa di pasar properti termahal dunia di Hong Kong naik 23 persen menjadi 7.039 dolar AS atau Rp 66,5 juta untuk apartemen dengan dua kamar. Di Beijing, Cina, harga sewa pun naik 15 persen.

Riset yang dilakukan Mercer ini berdasarkan temuan atas biaya yang dikumpulkan antara Maret 2011 sampai Maret 2012. Selama periode waktu tersebut, perubahan kuat di pasar nilai tukar mata uang asing menjadi berita buruk buat perusahaan asing yang beroperasi di Asia. Terutama bagi mereka yang menerima pendapatan dengan nilai tukar Euro. (BBC/Vin)

Berikut daftar 10 besar kota termahal di dunia versi riset Mercer

1. Tokyo, Jepang (Asia)
2. Luanda, Angola (Afrika)
3. Osaka, Jepang (Asia)
4. Moskow, Rusia (Eropa)
5. Jenewa, Swiss (Eropa)
6. Singapura (Asia)
7. Zurich, Swiss (Eropa)
8. N'Djamena, Chad (Afrika)
9. Hong Kong (Asia)
10. Nagoya, Jepang (Asia)

Peter Higgs, Si Atheis Penemu "Partikel Tuhan"




 Liputan6.com, Jakarta: Saat mendengar nama "Partikel Tuhan" pasti kita langsung bertanya-tanya. Dalam benak kita, langsung terbersit keingintahuan tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan partikel tuhan atau yang biasa disebut sebagai "Higgs boson". 

Teori serta nama "Higgs boson" ditemukan oleh Peter Higgs 48 tahun silam saat sedang berjalan-jalan di Cairngorms, sebuah kawasan pegunungan di wilayah timur Dataran Tinggi Skotlandia. Lalu, Higgs mengajukan proposal mengenai partikel yang mengisi massa melalui interaksinya dengan kehadiran "medan lain" yang tersebar di jagat raya. "Medan lain" itu tidak terlihat dan membentang di sepanjang alam semesta dan memberikan massa kepada partikel-partikel, membuat mereka menyatu, dan mulai membentuk bintang serta planet.

Menurut teori tersebut, "medan lain" berinteraksi dengan partikel-partikel kecil untuk membentuk atom, memberi mereka massa sehingga tidak melesat di angkasa dengan kecepatan cahaya. Higgs meramalkan bahwa medan itu sebenarnya mempunyai sebuah partikel penanda. Jika berhasil menemukan partikel itu maka keberadaan medan itu bisa dibuktikan.

Penemuan itu ditulis dan diajukan ke dua jurnal terkenal, yakni "Physics Letter" dan "Physical Review Letters". Namun, teori yang ditulis pria kelahiran Newcastle itu hanya dimuat di "Physical Review Letters".

Kini, teori tersebut kembali mencuat setelah sekelompok ilmuwan Organisasi Eropa untuk Penelitian Nuklir (CERN) menemukan partikel yang serupa dengan Higgs boson. Penemuan mutakhir tersebut dipresentasikan dalam seminar dan konferensi ilmiah di laboratorium CERN di Melbourne, Rabu (4/7).

Atas penemuan terbaru tersebut, kebenaran teori Higgs boson semakin kuat. Teori ini dipercaya dapat menjelaskan teori Model Standar dalam fisika. Teori yang dikemukakan pada tahun 1973 ini mengklaim bahwa alam semesta tercipta dari 12 partikel, yang menjadi sumber dan dasar dari semua benda di alam semesta.

Lalu kenapa dinamakan 'partikel tuhan'?

Nama "Partikel Tuhan" diambil dari sebuah buku karya fisikawan Leon Laderman yang ketika masih dalam bentuk draft diberi judul "The Goddamn Particle" (Partikel Tuhan), untuk menjelaskan betapa susahnya menemukan partikel Higgs itu. Partikel Higgs disebut partikel Tuhan karena sifatnya seperti Tuhan, yakni "sangat kuat, berada di mana-mana tetapi sukar ditemukan". Kemudian, judul buku tersebut diubah oleh penerbit buku karena khawatir maknanya akan terlalu kasar.

Higgs yang menganut atheisme tersebut ternyata tidak suka jika penemuannya itu disebut partikel tuhan. Ia lebih senang bila partikel tersebut dinamakan Higgs boson, sebagaimana yang ia deklarasikan dalam penemuannya.

Tentang nama "boson" itu sendiri diambil dari nama partikel nonbenda yang bekerja sebagai pembawa gaya atau pembawa pesan yang bergerak di antara partikel benda. Interaksi dari partikel benda dan bukan benda itu menghasilkan tiga gaya utama - gaya kuat, lemah, dan gaya elektromagnetik. Terdapat gaya keempat, yakni gaya gravitasi. Gaya gravitasi adalah misteri tersendiri karena hingga kini pemicunya masih dicari dan diduga disebabkan oleh boson yang disebut graviton.

Peter Higgs adalah fisikawan Inggris yang lahir pada 29 Mei 1929. Pria ini adalah profesor kehormatan di Universitas Edinburgh, Inggris. Sebagai ilmuwan, Higgs meraih gelar PhD-nya dari King's College. Dia juga meraih sejumlah gelar kehormatan dan menerima sejumlah penghargaan. Gelar itu antara lain dari Royal Society, the Institute of Physics, the European Physical Society, dan American Physical Society. (*berbagai sumber/Vin)

BOKEP PORNO 2012

Kamis, 28 Juni 2012

Benda-benda Peninggalan Nabi Muhammad SAW


topi perang:

Teori keajaiban manusia dari kera? Terjawab!


- Teori evolusi menyebutkan bahwa nenek   moyang manusia adalah kera. Namun, seperti apa perubahan dari kera menjadi manusia jadi pertanyaan besar.
Kini misteri itu terjawab. Ditemukan sebuah fosil kerangka anak kecil berusia sekitar dua juta tahun yang diyakini sebagai spesies baru hominid — gabungan primata dan manusia. Hebatnya, fosil itu relatif utuh, bukan hanya bagian-bagian tulang atau gigi.
Para ilmuwan yakin, kerangka tersebut adalah tipe nenek moyang manusia yang belum diketahui sebelumnya –yang memasuki tahapan lanjutan manusia kera menjadi manusia, atau disebut juga  Homo habilis.
Ahli yang meneliti kerangka itu mengatakan, karakteristik Homo habilis, yang muncul 2,5 juta tahun lalu adalah tahapan kunci dalam evolusi manusia. Penemuan ini diharapkan bisa mengisi kekosongan dalam sejarah evolusi manusia.
Fosil hominid yang ditemukan sebelumnya hanya berupa fragmen tulang, sehingga penemuan kerangka yang nyaris utuh memungkinkan para ilmuwan menjawab pertanyaan kunci mengenai seperti apa bentuk nenek moyang manusia — ketika mereka mulai berjalan tegak menggunakan dua kaki.
Kerangka tersebut ditemukan Profesor Lee Berger, dari Universitas Witwatersrand, ketika mengeksplorasi sebuah gua di Sterkfontein, wilayah Afrika Selatan, dekat Johannesburg. Gua yang mengandung kapur itu diyakini faktor penting yang menjaga keutuhan kerangka.
Penemuan ini sangat signifikan, sampai-sampai Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma mengundang beberapa ahli universitas untuk melihat fosil itu secara langsung. Kampanye lewat media dan dokumenter televisi juga sedang dipersiapkan.

Advertisements

Advertisements